Indonesia bukan cuma negara kepulauan yang kaya budaya, tapi juga penyumbang komoditas penting di pasar global. Dari laut, kebun, sampai pabrik—produk kita sudah dikenal dan jadi langganan buyer mancanegara. Tapi, tahu nggak sih, komoditas apa saja yang paling sering dibeli dari Indonesia?
Kalau kamu lagi rencana ekspor atau baru mulai, 5 komoditas ini bisa jadi peluang besar. Dan jangan khawatir soal kirim-kirim Uniair Cargo siap bantu dari sisi forwarder-nya, biar kamu tinggal fokus jualan.

Menurut data KKP (2024), ekspor hasil perikanan Indonesia mencapai USD 5,7 miliar, dan udang jadi penyumbang terbesar. Negara tujuan utamanya? Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok.
Produk seperti udang beku, tuna, dan cumi banyak dicari karena Indonesia punya akses laut yang luas dan kualitas hasil tangkapan yang segar.
Tantangan:
Produk ini harus sampai dalam keadaan segar. Artinya, kamu butuh sistem logistik yang support cold chain.
Solusi dari Uniair Cargo:
Kami bantu dari sisi pengemasan dingin, handling bandara/pelabuhan, sampai pengiriman via udara atau laut.

Indonesia adalah produsen kopi terbesar ke-4 di dunia. Di tahun 2023, total ekspor kopi Indonesia mencapai lebih dari 420 ribu ton, dengan nilai lebih dari USD 1,2 miliar. Negara pengimpor utama: Jerman, AS, Jepang, dan Mesir.
Kopi Arabika Gayo, Toraja, dan Robusta dari Lampung punya rasa khas yang dicari roaster luar negeri.
Tantangan:
Perlu pengemasan yang menjaga aroma dan kelembapan. Beberapa negara juga punya regulasi impor makanan yang ketat.
Solusi dari Uniair:
Kami bantu cek persyaratan negara tujuan dan pastikan produk kamu dikirim dengan kemasan dan dokumen yang sesuai standar ekspor.

Furnitur kayu jadi salah satu andalan ekspor dari Indonesia, khususnya dari Jepara dan Bali. Tahun 2023, nilai ekspor furnitur Indonesia mencapai USD 2,2 miliar, naik sekitar 10% dari tahun sebelumnya. Pasar utama: Amerika Serikat, Belanda, dan Jerman.
Tantangan:
Ukuran besar, rentan rusak, dan perlu sertifikasi legalitas kayu (SVLK).
Solusi dari Uniair:
Kami bantu handling furnitur ekspor dengan kemasan aman, serta dukung kelengkapan dokumen seperti SVLK dan packing list detail.
Baca juga : Panduan Lengkap Cara Ekspor Batik

Rempah adalah warisan dagang Nusantara yang masih relevan sampai sekarang. Ekspor rempah Indonesia (jahe, kunyit, cengkeh, kayu manis) mencatat nilai lebih dari USD 600 juta di 2023. Tujuan utama: India, Vietnam, dan Amerika Serikat.
Tantangan:
Produk harus bersih, kering, dan kadang perlu sertifikat phytosanitary.
Solusi dari Uniair:
Tim kami bisa bantu konsultasi terkait dokumen ekspor produk pertanian dan layout pengiriman yang efisien.

Tekstil dan garmen Indonesia masih jadi andalan, dengan nilai ekspor mencapai USD 11,8 miliar di 2023. Produk utama: pakaian jadi, benang, dan kain. Negara tujuan terbesar: AS, Jepang, dan Uni Emirat Arab.
Baca juga : 10 Negara Tujuan Ekspor Tekstil Indonesia
Kami siapkan pengiriman via udara untuk urgent order dan via laut untuk pengiriman massal dengan harga lebih hemat.
Banyak pelaku usaha punya produk bagus, tapi mundur karena rumitnya pengiriman. Mulai dari bingung soal dokumen, ribet urus bea cukai, sampai takut barang nggak sampai. Di sinilah peran Uniair Cargo.
Contact the Uniair Cargo team
today for a FREE consultation and export cost estimate!
Also, follow us on Instagram at @uniaircargo
for logistics tips, up-to-date information, and export inspiration!