Perbedaan FOB dan EXW dalam Perdagangan Internasional Ekspor Impor


August 07, 2023


Apa perbedaan Free On Board (FOB) dan Ex Works (EXW) dalam ekspor-impor? Keduanya istilah umum yang disebut incoterm, yaitu international commercial terms yang diterbitkan oleh Kamar Dagang Internasional (ICC).

Incoterm sendiri ialah kondisi di mana eksportir dan importir setuju untuk melakukan perjanjian tertentu selama melakukan transaksi internasional.

Perjanjian tersebut tentunya harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah dan peraturan hukum setempat yang sangat mungkin berbeda di setiap negara. Tujuannya adalah untuk memberikan jaminan yang jelas kepada eksportir dan importir akan hak dan kewajiban selama transaksi berlangsung, biayanya, serta risiko yang dihadapi.

Incoterms pun ada banyak jenisnya, antara lain Free on Board (FOB), Ex Works (EXW), Free Carrier (FCA), Carrier Insurance Paid to (CIP), Carrier Insurance Freight (CIF), Cost Freight (CFR), Carrier Paid fo (CPT), Delivered at Place (DAP), Delivered at Terminal (DAT), dan Delivery Duty Place (DDP).

Menentukan jenis incoterms mana yang akan dipilih tidak bisa dilakukan secara acak. Pasalnya beban biaya pengiriman dapat berpengaruh pada nilai jual beli produk yang mana hal ini akan masuk ke dalam ongkos produksi. Semakin murah ongkos produksi, akan semakin banyak pula produk yang dapat diekspor maupun diimpor.

Melansir Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan yang diterbitkan Universitas Tidar, Malang menyebutkan bahwa dalam jangka panjang ekspor dan impor dapat berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu menentukan incoterms yang tepat dapat memberikan dampak positif pada industri ekspor-impor.

Pada artikel kali ini mari kita mengenal lebih dalam 2 jenis incoterms, Free On Board (FOB) dan Ex Works (EXW). Apa perbedaan Free on Board (FOB) dan Ex Works (EXW)? Seperti apa prosesnya? Berikut penjelasannya.

Secara singkat, perbedaan mencolok antara Free On Board (FOB) dan Ex Works (EXW) adalah batasan tanggung jawab pengiriman. FOB pihak penjual hanya akan bertanggung jawab dari lokasi dijemputnya di gudang, kemudian menggunakan freight, hingga sampai ke pelabuhan asal (port origin) dan diangkut ke kapal kontainer. Sementara itu, sisanya akan ditanggung oleh pembeli untuk tanggung jawab pengiriman sampai ke titik akhir pembeli.

Di sisi lain, Ex Works ini batasan tanggung jawabnya lebih kecil. Penjual hanya bertanggung jawab sampai barang berada di tangan freight forwarder. Pembeli yang akan melanjutkan biaya-biaya lainnya mulai dari freight, customs clearance, port to port, hingga ke warehouse pembeli. Untuk sisi harga, Ex Works dan FOB bisa dibandingkan sendiri, namun rata-rata harga akan lebih terjangkau jika menggunakan terms FOB.

Perbedaan Free On Board (FOB) dan Ex Works (EXW)

Sebelum kita mengetahui perbedaan Free On Board (FOB) dan Ex Works (EXW), mari kita pahami dulu pengertian dari masing-masing istilah tersebut.

1. Free On Board (FOB)

Free On Board (FOB) adalah kondisi di mana eksportir memiliki tanggung jawab pada barang yang akan diekspornya sampai pada titik persetujuan dengan importir.

Pada tahap ini eksportir berkewajiban untuk menyediakan barang yang diminta importir dan mengirimkannya ke tempat yang sudah ditunjuk oleh importir.

Eksportir bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan dan keutuhan barang yang diekspor dari lokasinya ke tempat pengiriman barang. Sebab pada tahapan ini, eksportir memiliki keharusan untuk menanggung seluruh biaya transportasi dari tempatnya ke ekspedisi yang dipilih.

Sedangkan importir akan mengatur lokasi titik jemput barang agar biaya pengiriman dapat dibuat menjadi lebih efektif. Selain itu, karena kemungkinan kerusakan selama pengiriman ditanggung oleh importir, maka memikirkan moda transportasi yang tepat juga menjadi pertimbangan yang harus dipikir secara matang.

Perbedaan Free On Board (FOB) dan Ex Works yang mencolok pada tahapan ini adalah bagaimana tanggung jawab pengiriman barang yang meliputi keamanan dan keutuhannya dapat bergeser dari eksportir ke importir.

Eksportir dan importir pada metode ini sama-sama harus melakukan komunikasi efektif agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Sebab pada Free on Board (FOB) seluruh risiko dan biaya mulai dari gudang hingga port akan ditanggung oleh eksportir. Sedangkan importir berkewajiban untuk menanggung biaya pengiriman atau shipping.

Keuntungan Free On Board

Sebelum Anda memutuskan untuk memilih Free On Board dalam sistem shipping ekspor-impor, kenali dulu beberapa keuntungan Free On Board (FOB):

Bagi Importir

  • Adanya fleksibilitas dan kendali untuk biaya logistik dan pengiriman yang bisa dipilih oleh importir dan eksportir.
  • Importir dapat memilih perusahaan logistik sehingga meminimalisir risiko tumpang tindih tanggung jawab apabila ada kerusakan barang.
  • Importir dapat menunjuk satu ekspedisi untuk semua impor demi memudahkan proses komunikasi selama barang dikirim.
  • Importir bisa lebih hemat karena dapat menentukan biaya pengiriman barang yang paling cocok dengan budget yang tersedia.

Bagi Eksportir

  • Eksportir tidak perlu memikirkan ekspedisi yang akan digunakan untuk mengirim barang.
  • Eksportir dapat lebih tenang karena transaksi pembelian dikatakan selesai saat barang dimuat oleh ekspedisi.
  • Eksportir tidak bertanggung jawab apabila terjadi kerusakan saat barang dikirim dari ekspedisi ke lokasi tujuan.
  • Eksportir dapat dengan mudah mengatur proses atau dokumen yang dibutuhkan saat melakukan ekspor.

Risiko Free On Board (FOB)

Disamping keuntungan Free On Board (FOB) yang bisa Anda nikmati, tentu ada pula risiko yang harus dipertimbangkan, seperti:

Importir

  • Sebagai importir yang memilih jasa ekspedisi, Anda bisa saja diharuskan untuk membayar seluruh biaya ekspedisi di muka, bahkan sebelum barang tersebut dikirim.
  • Karena barang hanya dikirimkan sampai ke pelabuhan atau lokasi transit, maka importir harus mengeluarkan ongkos lain untuk mengirimkan barang sampai ke tujuan atau gudang.

Eksportir

  • Eksportir diharuskan mengurus segala izin dan dokumen ekspor yang dibutuhkan dari tempat asalnya hingga ke ekspedisi.

2. Ex Works

Perbedaan Free On Board (FOB) dan Ex Works (EXW) akan semakin terlihat saat Anda memahami metode perjanjian Ex Works (EXW) dalam ekspor-impor.

Ex Works (EXW) adalah metode kerja sama ekspor-impor di mana eksportir harus dapat memastikan importir mendapatkan produk yang dipesan dengan catatan semua biaya pengiriman dan risiko pengiriman ditanggung importir.

Pada perjanjian Ex Works (EXW) eksportir akan diuntungkan dengan kewajiban yang lebih sedikit. Eksportir hanya perlu mengemas dan melabeli produknya untuk kemudian disiapkan pengirimannya ke lokasi yang telah ditentukan.

Jika pun memang ada dokumen yang diperlukan, eksportir dapat memfasilitasi importir agar persyaratan tersebut dapat terpenuhi.

Sedangkan dari sisi importir, tanggung jawab yang diberikan dapat menjadi lebih besar karena meliputi biaya transportasi, biaya bongkar muat, hingga risiko kerusakan barang. Importir akan menanggung seluruh biaya yang berkaitan dengan freight transport di negara produk berasal hingga barang tersebut sampai ke gudang importir.

Dari sini saja Anda dapat melihat perbedaan Free On Board (FOB) dan Ex Works (EXW) yang sangat berbeda. Namun jangan terburu-buru mengambil keputusan, karena Ex Works pun punya keuntungan dan risiko yang dapat Anda pelajari.

Keuntungan Ex Works (EXW)

Sebuah bentuk kerja sama tidak akan bertahan lama apabila tidak membawa keuntungan, maka dari itu berikut keuntungan dari Ex Works (EXW):

Importir

  • Importir dapat menggabungkan beberapa transaksi untuk meminimalisir biaya.
  • Untuk menghindari persaingan harga, importir dapat menutup identitas supplier.
  • Pasar domestik dapat dioptimalkan sebagai produsen utama.

Eksportir

  • Eksportir dapat fokus pada produksi barang serta memastikan stok selalu tersedia.
  • Lebih rendah risiko untuk Anda yang baru memulai usaha ekspor produk dengan skala internasional.

Risiko dari Ex Works (EXW)

Meskipun memiliki banyak keuntungan, tidak ada salahnya bagi Anda untuk juga mempertimbangkan risiko dari Ex Works (EXW) seperti:

Importir

  • Seluruh biaya pengiriman ditanggung oleh importir.
  • Importir harus mencari perwakilan yang terpercaya di daerah asal produk dibeli.
  • Budget yang bisa membesar selama proses pengiriman.

Eksportir

  • Ex Works biasanya dipilih oleh importir yang berpengalaman, hal ini dapat memberikan risiko dengan sedikitnya peluang bagi eksportir untuk melakukan negosiasi.
  • Untuk eksportir pemula, Ex Works dapat mempersempit peluang Anda untuk mendapatkan profit yang lebih besar dengan adanya logistik domestik dan internasional.

Itulah perbedaan Free On Board (FOB) dan Ex Works yang signifikan. Kini Anda telah mengetahui perbedaan keduanya dalam kegiatan ekspor-impor. Lalu manakah yang cocok untuk Anda?

Jika Anda membutuhkan jasa forwarder internasional terpercaya yang sudah berpengalaman lebih dari 33 tahun, Uniair Cargo adalah jawabannya! Kami memberikan solusi lengkap logistik end-to-end untuk bisnis Anda. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut. 

Contact the Uniair Cargo team today for a FREE consultation and export cost estimate!
Also, follow us on Instagram at @uniaircargo for logistics tips, up-to-date information, and export inspiration!

Manfaat Jasa Konsultan Ekspor Impor
Ekspor-Impor

AUGUST 09, 2024

Manfaat Jasa Konsultan Ekspor Impor bagi Perusahaa...

Apa yang Terjadi Apabila Kontainer Hilang
Ekspor-Impor

OCTOBER 24, 2024

Apa yang Terjadi Apabila Kontainer Hilang atau Rus...

Import documents needed for Indonesian furniture.
Ekspor-Impor

AUGUST 19, 2025

Required Documents to Import Furniture from Indone...