Adanya perubahan iklim dan pengumuman global boiling yang dilakukan PBB memberikan banyak dampak di seluruh sendi bisnis, tidak terkecuali industri transportasi. Seperti diketahui, bisnis pengiriman kargo merupakan salah satu jenis usaha yang menyumbang gas rumah kaca dengan intensitas yang tinggi.
Di Amerika Serikat, terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa sektor transportasi menyumbang sekitar 28% dari total gas rumah kaca. Hal ini tentu saja membuat banyak praktisi berupaya mencari solusi untuk mengurangi dampak lingkungan yang terjadi.
Konsep "green shipping" atau pengiriman ramah lingkungan akhirnya dipilih sebagai langkah awal menyelamatkan bumi oleh para pelaku industri logistik. Gerakan yang dilakukan secara masif dan berlaku di seluruh dunia ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan.
Melalui artikel ini mari kita pahami lebih jauh konsep green shipping, manfaatnya, dan bagaimana penerapannya dalam industri kargo internasional.
Green shipping merupakan konsep dan bentuk praktik pengiriman yang bertujuan untuk mengurangi dampak negatif pada lingkungan. Hal ini mencakup penggunaan teknologi yang lebih efisien, dengan menggunakan bahan bakar alternatif, dan melibatkan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan jejak karbon dapat diturunkan dan ekosistem berkelanjutan di perairan dapat terlindungi.
Saat ini green shipping menjadi prioritas untuk dilakukan karena beberapa faktor berikut ini:
1. Adanya Polusi dan Perubahan Iklim
Operasional pengiriman saat ini masih banyak yang bergantung pada bahan bakar fosil. Hal ini dipercaya menyumbang 10% emisi CO2 secara global pada tahun 2050. Secara serius, gas emisi memberi dampak buruk pada perubahan iklim hingga mampu mengganggu pola cuaca dan berkontribusi pada naiknya permukaan laut.
2. Adanya Pemborosan Bahan Bakar
Selain merusak alam, pemborosan bahan bakar juga menjadi fokus utama mengapa sebaiknya Anda menggunakan green shipping untuk pengiriman. Rute yang bertele-tele, desain kapal yang usang, hingga adanya proses pengiriman yang lambat di pelabuhan dapat berkontribusi pada pemborosan bahan bakar.
3. Transparansi Terbatas
Banyak perusahaan dalam rantai pasok yang masih terkendala dalam pengelolaan data atas jumlah penggunaan bahan bakar serta seberapa besar jumlah emisi yang keluar. Tanpa data ini, perusahaan jasa kirim akan kesulitan untuk melakukan pengawasan terhadap jejak karbon mereka sendiri di mana jika metodenya diubah menjadi green shipping, hal ini bisa terhindari.
Setelah mengetahui alasan penting di balik penerapan green shipping, maka berikut adalah manfaat langsung dan tidak langsung yang akan dirasakan jika Anda memilih green shipping sebagai metode pengiriman jalur laut.
1. Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca
Seperti yang telah disebutkan, penggunaan green shipping dapat mengurangi jumlah emisi gas rumah kaca yang dapat merusak lapisan ozon dan lingkungan.
Green shipping terbukti mampu menurunkan emisi karbon dioksida (CO2), sulfur oksida (SOx), dan nitrogen oksida (NOx) yang dihasilkan oleh kapal. Dalam jangka panjang, green shipping dapat menjadi solusi yang mendukung pencapaian target global dalam pemeliharaan lingkungan.
2. Melindungi Ekosistem Laut
Dengan adanya pengolahan limbah yang lebih baik, green shipping dapat membantu menjaga ekosistem di dalam laut beserta fauna di dalamnya. Hal ini merupakan poin yang penting untuk menjaga keseimbangan alam. Lebih jauh lagi, biota laut yang sehat dapat memberi dampak secara tidak langsung bagi kesehatan manusia.
3. Operasional yang Lebih Efisien
Dengan adanya perangkat teknologi yang lebih modern, perusahaan jasa logistik dapat menentukan rute yang lebih efektif sehingga penggunaan bahan bakar bisa lebih efisien. Tentunya faktor-faktor ini akan memengaruhi biaya operasional secara keseluruhan sekaligus menghemat waktu sehingga akan lebih banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan.
4. Meningkatkan Citra Perusahaan
Tidak bisa dipungkiri perusahaan jasa memilih green shipping sebagai metode pengiriman akan memiliki citra yang lebih baik. Sebab Anda akan dianggap peduli terhadap isu lingkungan dan berkontribusi secara signifikan untuk menjadi bagian dari perubahan. Ini tentunya dapat meningkatkan reputasi perusahaan Anda di mata publik dan calon potential market.
5. Adanya Ketaatan pada Regulasi
Saat ini International Maritime Organization (IMO) telah mengeluarkan banyak kebijakan yang berfokus pada keselamatan dan keamanan pengiriman tanpa mengabaikan pemeliharaan lingkungan luat. Oleh karena itu, dengan memilih green shipping sama saja Anda telah menaati regulasi yang berlaku.
Untuk menerapkan green shipping, berikut beberapa aspek yang perlu diperhatikan:
1. Adanya Pemaksimalan Efisiensi Energi
Untuk mengadopsi green shipping, pada penggunaan teknologi yang hemat energi pada kapal diperlukan, misalnya saja penggunaan mesin modern yang tidak menyumbang banyak limbah maupun gas rumah kaca.
2. Penggunaan Bahan Bakar Ramah Lingkungan
Saat ini, kendaraan berbasis listrik dan energi alternatif lainnya sedang ramai digalangkan. Berikut beberapa jenis bahan bakar alternatif antara lain biofuel, LNG (Liquified Natural Gas), dan energi tenaga surya.
3. Menerapkan Sistem Pengolahan Limbah
Seperti yang sudah disampaikan oleh International Maritime Organization (IMO) di mana pembuangan limbah ke laut adalah hal yang dilarang keras. Hal ini juga sejalan dengan konsep green shipping yang mengutamakan keselamatan biota laut dengan memastikan kapal tidak mencemari lingkungan.
4. Optimalisasi Operasi Kapal
Dengan terus berkembangnya teknologi, penggunaan teknologi digital dapat sangat membantu untuk mendapatkan rute alternatif yang paling efisien dengan tujuan penghematan bahan bakar.
5. Kolaborasi dengan Pelabuhan Hijau
Dengan kencangnya isu lingkungan dan masifnya pergerakan untuk menyelamatkannya, maka di era modern ini telah banyak pelabuhan di seluruh dunia yang mengadopsi konsep "green port" dengan menyediakan fasilitas pengisian bahan bakar ramah lingkungan. Tidak sampai di situ, pelabuhan hijau juga biasanya menyediakan pengelolaan limbah dengan lebih baik. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bagi perusahaan jasa kirim untuk melakukan kerja sama dengan para penggerak pelabuhan hijau.
Itulah pemahaman dari green shipping, sudah saatnya untuk Anda ikut berkontribusi pada perbaikan alam tanpa mengesampingkan tujuan dalam berbisnis. Pilihlah agen pengiriman jalur laut yang berpengalaman dan memiliki track record excellent! Hubungi Uniair Cargo melalui contact@uniaircargo.co.id dan dapatkan penawaran terbaik hari ini!
Contact the Uniair Cargo team
today for a FREE consultation and export cost estimate!
Also, follow us on Instagram at @uniaircargo
for logistics tips, up-to-date information, and export inspiration!