Panduan Lengkap Prosedur Impor dari Jepang ke Indonesia


May 17, 2025


Impor dari Jepang ke Indonesia menjadi salah satu kegiatan perdagangan internasional yang cukup populer, terutama karena Jepang dikenal sebagai negara produsen barang dengan standar kualitas tinggi. Mulai dari otomotif, elektronik, hingga mesin industri, banyak pelaku usaha di Indonesia memilih Jepang sebagai negara asal barang dagangan mereka.

Namun, agar proses impor berjalan lancar dan tidak terhambat oleh permasalahan administratif, penting untuk memahami langkah-langkah prosedur impor secara menyeluruh. Pada artikel ini, Uniair Cargo akan membahas panduan lengkap impor dari Jepang ke Indonesia dari awal pemesanan barang hingga barang sampai di gudang Anda.

1. Tentukan Jenis Barang dan Pastikan Legalitasnya

Sebelum memulai proses impor, pastikan bahwa barang yang akan diimpor tidak termasuk kategori barang larangan atau pembatasan (lartas) menurut regulasi pemerintah Indonesia. Beberapa barang membutuhkan izin khusus (misalnya makanan, kosmetik, obat-obatan, mesin bekas, dll.). Pastikan Anda mengetahui HS Code (Harmonized System Code) barang tersebut, karena kode ini akan digunakan dalam proses perizinan, bea masuk, dan pajak impor.

Tips:

  • Gunakan sistem INSW (Indonesia National Single Window) untuk cek regulasi barang.
  • Konsultasikan kepada pihak ekspedisi seperti Uniair Cargo jika Anda ragu.

2. Lakukan Transaksi Pembelian dan Siapkan Invoice

Setelah Anda mendapatkan supplier atau eksportir dari Jepang, buatlah perjanjian pembelian. Biasanya, transaksi internasional menggunakan metode pembayaran seperti telegraphic transfer (TT) atau letter of credit (L/C) tergantung kesepakatan.

Eksportir dari Jepang akan menerbitkan Invoice sebagai bukti transaksi yang memuat:

  • Nama dan deskripsi barang
  • Harga satuan dan total harga
  • Incoterms yang digunakan (misalnya: FOB Tokyo, CIF Jakarta)
  • Informasi pengirim dan penerima
  • Detail pembayaran

Invoice ini menjadi dasar perhitungan bea masuk saat proses customs clearance di Indonesia.

3. Persiapkan Packing List dan Booking Pengiriman

Packing List adalah dokumen pelengkap invoice yang merinci isi fisik barang. Packing List memuat informasi:

  • Jumlah dan jenis kemasan (karton, pallet, dll.
  • Berat kotor dan bersih.
  • Dimensi kemasan
  • Penandaan (shipping mark)

Sementara itu, Anda perlu melakukan booking pengiriman barang dengan perusahaan logistik atau freight forwarder. Pengiriman dari Jepang ke Indonesia umumnya menggunakan dua moda:

  • Via Laut (FCL/LCL) – Cocok untuk barang berat/volume besar
  • Via Udara – Untuk barang ringan atau urgent

Uniair Cargo menyediakan layanan impor dari Jepang baik via laut maupun udara, sesuai kebutuhan Anda. Hubungi Sekarang Juga

4. Dapatkan Bill of Lading atau Air Waybill

Setelah barang dimuat di kapal atau pesawat, Anda akan menerima Bill of Lading (B/L) untuk pengiriman laut atau Air Waybill (AWB) untuk pengiriman udara. Dokumen ini dikeluarkan oleh perusahaan pengangkut dan mencakup:

  • Informasi pengirim dan penerima
  • Detail kargo (jumlah, berat, jenis barang)
  • Pelabuhan muat dan tujuan
  • Nama kapal/penerbangan dan jadwal

B/L atau AWB digunakan untuk mengambil barang di pelabuhan atau bandara tujuan di Indonesia. Pastikan Anda memegang dokumen asli atau memiliki akses digital legal bila menggunakan pengiriman express.

5. Urus Perizinan Impor (Jika Diperlukan)

Tergantung jenis barang dan nilai transaksinya, Anda mungkin perlu mengurus beberapa izin tambahan, antara lain:

  • API-U (Angka Pengenal Importir – Umum) atau NIK (Nomor Induk Kepabeanan)
  • Izin dari instansi teknis (BPOM, Kemenperin, Kominfo, dll.)
  • Sertifikat asal barang (Form JAI/CoO) untuk mendapatkan tarif preferensi

Jika Anda tidak memiliki izin atau tidak ingin repot mengurus perizinan, Uniair Cargo menyediakan layanan impor undername legal — kami bantu proses impor dengan nama perusahaan kami, Anda hanya tinggal terima barang!

6. Proses Customs Clearance di Pelabuhan Indonesia

Setibanya barang di pelabuhan/bandara Indonesia, Anda perlu mengajukan PIB (Pemberitahuan Impor Barang) melalui sistem kepabeanan. Dokumen yang harus dilampirkan antara lain:

  • Invoice
  • Packing List
  • Bill of Lading/AWB
  • NPWP dan NIK Importir
  • Izin khusus (jika ada)

Barang Anda akan masuk ke jalur hijau, kuning, atau merah tergantung evaluasi risiko. Jalur merah umumnya membutuhkan pemeriksaan fisik dan dokumen secara ketat.

Uniair Cargo memiliki layanan customs clearance yang berpengalaman agar proses bea cukai Anda cepat dan minim hambatan. Jadi jika kamu membutuhkan Customs Clearance untuk kebutuhan impor atau ekspor Uniair Cargo siap membantu.

7. Pengambilan dan Pengiriman Barang ke Gudang

Setelah barang lolos proses customs clearance dan membayar pajak serta bea masuk, Anda bisa melakukan penarikan barang dari pelabuhan atau bandara. Proses ini bisa dilakukan oleh Anda sendiri atau diwakilkan kepada ekspedisi logistik seperti Uniair Cargo.

Kami juga menyediakan layanan trucking dari pelabuhan ke lokasi gudang Anda di seluruh Indonesia, baik untuk satu koli maupun satu kontainer penuh.

Siap Impor dari Jepang? Serahkan ke Uniair Cargo!

Sebagai perusahaan logistik dengan pengalaman lebih dari 35 tahun, Uniair Cargo siap membantu proses impor dari Jepang ke Indonesia — dari awal hingga barang sampai ke tangan Anda. Kami pastikan semua dokumen impor Anda (invoice, packing list, B/L, izin) lengkap dan sesuai regulasi bea cukai.

Hubungi tim kami sekarang juga untuk konsultasi gratis dan estimasi biaya impor dari Jepang. Kunjungi Instagram kami @uniaircargo untuk update info logistik & tips ekspor-impor lainnya!

Reference:

  1. https://indonesia.go.id/kategori/kepabeanan/688/angka-pengenal-impor-api?lang=1
  2. https://insw.go.id/

 

Contact the Uniair Cargo team today for a FREE consultation and export cost estimate!
Also, follow us on Instagram at @uniaircargo for logistics tips, up-to-date information, and export inspiration!

What is AEO and Why is It Important
Ekspor-Impor

APRIL 16, 2025

What is AEO and Why is It Important for Export-Imp...

Importing Modern Beds
Ekspor-Impor

OCTOBER 22, 2025

Trends in Importing Modern Beds into Indonesia

Konsolidasi Pengiriman LCL
Ekspor-Impor

JULY 08, 2024

Konsolidasi Pengiriman LCL dari Shanghai ke Indone...